RAHMI AZIZAH
TERIMAKASIH
Kau
tahu ? kau sakitku
Walau dulu kau ceriaku
Walau dulu kau semangatku
Walau
dulu kau sisi terang dalam gelapku
Walau
dulu kau keindahanku
Kau
pun harus tahu
Sekarang
kaulah sakitku
Kau
bilah bambu dalam keheninganku
Namun
terimakasih masih menyapaku
Terimakasih
masih mengenalku
Terimakasih
masih mengenang masa itu
Terimakasih
untuk pengorbananmu
Bukan
sombong bukan jual mahal
Tapi
buah persik ini semakin tumbuh
Dan
membesar seiring subuh
Berbatangkan
duri
Berbuahkan
kebencian
Begitu
menyesakkan dada
Rasanya
begitu perih
Darahku
ikut mendidih seiring perjumpaan kita
Terimakasih
kembali kasih
Terimakasih
untuk goresannya
Terimakasih
bukan untuk kasih
Terimakasih
untukmu mantan kekasih
Terimakasih
